Muncul Benjolan di Penis? Kenali Penyebab dan Indikasi Penyakit Kelamin Berbahaya Ini

Muncul Benjolan di Penis? Kenali Penyebab dan Indikasi Penyakit Kelamin Berbahaya Ini

Tak hanya ejakulasi dini atau gangguan sperma yang harus diperhatikan oleh pria. Tetapi ada hal lain yang mesti diperhatikan, dimana bisa membahayakan organ kelamin dan kesehatan pria, yaitu adanya benjolan di penis.

Anda pernah mengalaminya? Gangguan kelamin ini sebenarnya cukup sering terjadi. Tapi baiknya tak dibiarkan begitu saja. Sebab, dengan adanya benjolan ini bisa menjadi pertanda indikasi penyakit kelamin. Karena itu, Anda perlu sesekali melakukan pengontrolan atau pemeriksaan mendalam bersama dengan dokter ahli.

baca juga : Buah Zakar Gatal? Waspada Terjangkit Infeksi Menular Seksual!

Apa Itu Benjolan di Penis?

Teruntuk Anda yang belum aktif berhubungan seksual, satu atau dua benjolan bewarna putih akan nampak pada batang penis mungkin adalah jerawat biasa, rambut yang tumbuh ke dalam, atau kista jinak sebagai hasil iritasi dari mencukur, kulit yang bergesekan dengan kain pakaian, atau reaksi alergi terhadap sampo, sabun, atau pelumas baru. Ini tidak berbahaya dan tidak menular, dan tidak perlu Anda khawatirkan.

Namun, bila Anda sudah berhubungan seks atau masturbasi, Anda mungkin mendapatkan adanya benjolan di daerah kelamin. Pada area batang penis terasa bengkak dan keras setelah saat beraktivitas hubungan seksual disebut dengan lymphocele.

baca juga : Penis Lecet Bikin Cemas, Cari Tahu Penyebabnya Sekarang!

Benjolan ini terjadi ketika saluran getah bening di penis terblokir untuk sementara waktu. Getah bening adalah cairan transparan yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Jadi, pembengkakan ini akan segera mengempis dan tidak menimbulkan masalah permanen.

Namun, sangat mungkin pula bahwa benjolan di penis ini merupakan pertanda dari masalah yang lebih serius. Untuk itu perlu Anda diskusikan bersama dengan pasangan dan konsultasikan pada Dokter Ahli.

baca juga : Terdapat Benjolan di Vagina? Beberapa Penyakit Ini Mungkin Jadi Faktor Pemicunya

Mengenal penyebab benjolan di penis

Dari kondisi aman hingga perlu diwaspadai, berikut berbagai penyebab benjolan di penis yang perlu Anda kenali.

  1. Jerawat di penis

Tak hanya ditemukan di wajah, jerawat di penis pun bisa muncul oleh karena kelenjar minyak yang berada di penis. Jerawat di penis tentu tidak terlalu berbahaya dan bisa hilang sendirinya. Tetapi yang perlu diingat adalah jangan mencoba untuk memencet jerawat ini. Karena dengan Anda memencet Anda bisa menimbulkan infeksi.

  1. Tahi lalat

Benjolan di penis bisa saja merupakan tahi lalat. Tahi lalat dapat terjadi akibat sel-sel kulit memproduksi terlalu banyak melanin dan hal ini tak berbahaya, sehingga tak perlu dihilangkan. Lain bila yang terjadi tahi lalat di penis ini berubah bentuk dan meluas. Sebaiknya segera periksakan ke dokter. Karena, ciri tersebut pertanda kanker.

  1. Kutil kelamin

Benjolan di penis juga bisa disebabkan oleh penyakit kutil kelamin. Dimana salah satu penyakit infeksi menular seks ini berukuran kecil sewarna kulit yang bisa muncul di bagian batang maupun di bagian kepala penis atau di bawah kulup penis. Kondisi ini bisa muncul karena adanya infeksi virus HPV, yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Gejala kutil kelamin yang harus Anda perhatikan seperti, rasa gatal di kelamin, timbul benjolan-benjolan area penis, vagina, anus, sakit saat berkemih dan sakit saat berhubungan.

  1. Herpes kelamin

Benjolan di penis bisa jadi ditimbulkan oleh virus herpes simpleks atau herpes genital. Penyebab benjolan di penis ini akan terasa perih, panas, dan gatal. Gangguan ini bisa ditularkan melalui hubungan seksual sama seperti penyakit kutil kelamin yang termasuk penyakit nfeksi menular seksual.

  1. Moluskum

Moluskum merupakan penyebab benjolan di penis yang disebabkan oleh infeksi virus. Benjolan di penis ini berukuran kecil, keras, dan berjumlah lebih dari satu. Penyakit ini juga masuk dalam kategori infeksi menular seksual. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, waktu yang dibutuhkan cukup lama, yaitu hingga satu tahun. Penyembuhan akan lebih cepat dengan perawatan dokter.

  1. Raja singa atau sifilis

Sama seperti herpes, raja singa juga merupakan infeksi menular seksual. Bedanya, infeksi raja singa disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Kondisi ini penting untuk segera diobati. Karena apabila tak segera, komplikasinya bisa meluas hingga menyebabkan demensia dan kebutaan.

Kapan Harus ke Dokter?

Pada waktu benjolan di penis dirasakan muncul, ada baiknya jika Anda memeriksakannya ke dokter. Sebab, meski bisa tidak berbahaya, memastikan penyebabnya bisa membuat Anda lebih tenang dan mendapatkan perawatan yang sesuai. Anda juga disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila benjolan di penis muncul disertai dengan kondisi di bawah ini:

  • Apabila benjolan yang muncul berjumlah lebih dari satu dan tidak terasa sakit
  • Benjolan di penis terasa gatal hingga berdarah
  • Ada perubahan warna urine dari biasanya
  • Apabila saat berhubungan intim dengan pasangan yang diketahui memiliki infeksi menular seksual atau kutil kelamin. Karena itu penting untuk mengetahui riwayat seksual pasangan.

Jangan ragu untuk mengontrol atau melakukan pengecekan benjolan di penis pada dokter. Lebih baik, kondisi ini diperiksakan sejak awal, sebelum kondisi bertambah parah atau bahkan salah perawatan saat mencoba mengobati sendiri di rumah.

Nah, itulah beberapa penyebab benjolan di penis yang patut diwaspadai. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan Anda lebih bisa memerhatikan kesehatan penis. Bila ada gangguan pada penis entah benjolan atau hal lain jangan abaikan lagi, segera periksakan ke dokter ya!

Klinik Pandawa merupakan klinik khusus kulit dan kelamin atau infeksi menular seksual, terbaik yang ada di Jakarta. Terpercaya mengatasi penyebab benjolan di penis. Segera temukan informasi lebih lanjut atau pengobatan dengan cara berkonsultasi online gratis bersama dokter kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337 whatsapp / SMS / telp.

Tulisan ini dipublikasikan di Penyakit Menular Seksual. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *